Perhitungan

Senin, 10 Oktober 2011

AKU DAN PENSILKU

disetiap hariku kutulis sebuah tulisan yang mungkin hanya sesajak atau dua saja dengan sebuah pensilku.
dia tidak hanya selalu menemaniku, tapi dia juga pernah menyakitiku, dia menusuk tanganku, entah apa sebabnya mungkin aku yang terlalu kasar merautnya hingga tajam atau bahkan dia ingin menyatu bersama dagingku ditelapak tanganku.
ketika bunda memanggilku, yang kucari saat aku ingin melangkah kesekolah hanya sebuah pensilku yang dihadiahkan olehku untuk diriku sendiri dan kubawa ia setiap pagi dan siang untuk mencorat coret buku tulisku bahkan mencorat coret dinding kamarku dengan pensilku,.
ketika ia mulai mengecil, dengan teganya ku menggantinya dengan yang lain, aku tidak memikirkan bagaimana perasaannya diacuhkan dengan sesuatu yang baru, entah apa yang ia fikirkan terhadapku saat itu.
sudah bertahun-tahun berlalu kubuka kotak hitam yang sengaja kusimpan didalam gudang, ku lihat sudut hatiku yang mencoba menggenggamnya kembali, yahhh sebelum aku sarjana pensilkulah yang mnengajariku untuk menulis mencorat-coret dindingku.
inilah sebuah tulisan pendek tentang AKU DAN PENSILKU.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar